Pages

Rabu, 21 Maret 2012

Renungan

Suatu ketika saya marah kepada Tuhan dan menganggapnya tidak adil saat orang yang saya cintai meninggalkan saya dan memilih orang lain. Setelah merenung selama dua pekan, saya kembali yakin bahwa Tuhan Maha Adil. Dia pasti telah menciptakan orang yang tepat untuk saya. 

Hendaklah tidak selalu berfikir hasil yang akan kita dapatkan. Yakinlah bahwa semua didapatkan dari sebuah proses yang tidak mudah. Hasil hanya sebagian kecil dari efek sebuah proses, dibalik itu ada bagian penting yakni kematangan, kesungguhan, dan semangat kerja keras. 


Suatu ketika teman saya bilang: “Untuk apa kamu rajin belajar? Banyak pembelajar yang nasibnya tidak beruntung di kehidupan nyata”. Saya hanya tersenyum dan berkata dalam hati: “Saya hanya ingin memiliki otak yang selalu bekerja sebagai wujud syukur atas karunia Tuhan”. 

Apakah kita menikmati pendidikan hanya untuk meraih pekerjaan dan mengumpulkan uang sebanyak-banyaknya? Bila demikian, kita bukanlah manusia yang utuh sebagai khalifah di muka bumi. 

Seorang teman bertanya: “Apa cita-citamu?”. Saya menjawab: “Dosen”. “Kenapa?”, ia bertanya lagi. “Saya ingin selalu belajar, mengajar, dan berkarya”.

Sukses adalah pencapaian, bukan materi. 

Mari rencanakan hidup kita. Ambil secarik kertas dan tulis jadwal harian, mingguan, bulanan, tahunan, dan seterusnya. Saat kita gagal merencanakan hidup kita, maka kita berencana untuk gagal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar